PENENTUAN JUMLAH BIOPORI PADA TOPOSEKUEN DI KELURAHAN PASANG KECAMATAN DENPINA KABUPATEN TORAJA UTARA

Article History

Submited : November 17, 2025
Published : November 26, 2025

Penelitian ini di laksanakan untuk menentukan jumlah  lubang resapan biopori berbasis model laju infiltrasi pada Kelurahan Pasang Kecamatan Denpina Kabupaten Toraja Utara. Laju infiltrasi saat tanah tidak jenuh air pada dasar lereng 132,69 mm/jam, tengah lereng 77,28 mm/jam, dan puncak lereng 53,48 mm/jam. Laju infiltrasi saat tanah jenuh air pada dasar lereng 55,80 mm/jam, tengah lereng 17,15 mm/jam, dan puncak lereng 8,41 mm/jam. Jumlah lubang resapan biopori saat tanah tidak jenuh air pada dasar lereng 68 lubang, tengah lereng 100 lubang, dan puncak lereng 107 lubang. Jumlah lubang resapan biopori  pada tanah jenuh air pada dasar lereng 162 lubang, tengah lereng 452 lubang, dan puncak lereng 680 lubang.

Brata, K, R. dan Nelistya, A. 2008. Lubang Resapan Biopori. Penebar Swadaya, Jakarta.
Budi Prasetyo Samadikun. 2019. Penerapan Biopori untuk Meningkatkan Peresapan Air Hujan di Kawasan Perumahan. Departemen Teknik Lingkungan, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro. Vol 16, No 3, 2019, 126-132.
Darwia,S, Ichwana dan Mustafril. 2017. Laju Infiltrasi Lubang Resapan Biopori (LRB) Berdasarkan Jenis Bahan Organik Sebagai Upaya Konservasi Air dan Tanah. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Unsyiah. Volume 2, No.1: 320-330.
Foth, H. D. 1984. Dasar- Dasar Ilmu Tanah. Terjemahan Purbayanti, E. D. Dwi R. L. Rayahayuning T. Gajah Mada University Press. Yogayakarta.
Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Diha, M.A., Hong, G.B., Bailey, H. H. 1986. Dasar - Dasar Ilmu Tanah . Universitas Lampung. 488 hal .
Hanafiah, K. A. (2014). Dasar-Dasar Ilmu Tanah . Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Hardjowigeno, S. 2003. Klasifikasi Tanah dan Pedogenesis . Jakarta : Akademika Pressindo.
Jury WA, dan Horton, R. 2004. Soil Physics . John Willey and Sons. New Jersey. 370 p
Liliya Dewi Susanawati, Bambang Rahadi, Yusriadi Tauhid. 2019. Penentuan Laju Infiltrasi Menggunakan Double Ring Infiltrometer dan Perhitungan Moddel Horton Pada Kebun Jeruk Keprok 55 (Citrus Reticulata) Di Desa Selorejo Kab. Malang. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkunagn Universitas Brawijaya. Vol 2. Hal 28-34.
Munaljid, J.K., Montarcih, L., Asmaranto, R., dan Noorvy, D. 2015. Aplikasi Model infiltrasi Pada Tanah dengan Model Kostiyacov Dan Model Horton Menggunakan Alat Rainfall Simulator. Jurnal Ilmiah Konservasi Sumber Daya air, Fakultas Teknik, Unversitas Brawijaya.
Murti Juliandari , Azwa Nirmala , Erni Yuniarti. 2013. Efektivitas lubang resapan biopori terhadap laju resapan (infiltrasi).Jurnal teknologi lingkungan lahan basah, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura. Vol 1 No. 1.
Putra, E., Sumono, N. Ichwan, E. Susanto, 2013. Kajian Laju Infiltrasi Tanah pada Berbagai Penggunaan Lahan di Desa Tongkoh Kecamatan Dolat Rayat Kabupaten Karo. J. Rekayasa Pangan dan Pert. I (2) : 41 - 43.
Seta, A. K., 1994. Konservasi Sumber Daya Tanah dan Air, Penerbit Kalam. Mulia, Bandung.
Suripin.2004. Pelestarian Sumberdaya Tanah dan Air. ANDI-Yogyakarta
Syukur,Syamsul . 2009. Laju infiltrasi dan peranannya terhadap pengelolaan daerah aliran sungai allu-bangkala. J. Agroland 16 (3) : 231 - 236.
Tuffour, H.O. & Bonsu, M., 2015. Application of Green and Ampt Equation to infiltration with soil particle phase. International Journal of Scientific Research in Agricultural Sciences. (In Press).
Putra, N., & Hasanah, U. (2025). PENENTUAN JUMLAH BIOPORI PADA TOPOSEKUEN DI KELURAHAN PASANG KECAMATAN DENPINA KABUPATEN TORAJA UTARA. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 13(5). https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i5.2765
Fulltext