KORELASI BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH TERHADAP HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) DI DESA KAMARORA B KECAMATAN NOKILALAKI KABUPATEN SIGI

Article History

Submited : November 14, 2025
Published : November 26, 2025

Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan korelasi sifat fisika tanah terhadap hasil tanaman cabai di Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi. Penelitian lapangan dilaksanakan di Desa Kamarora B Kecamatan Nokilalaki Kabupaten Sigi dan di lanjutkan analisis di Laboratorium Unit Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Tadulako. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei langsung di lapangan melalui pengambilan sampel tanah untuk keperluan analisis meliputi tekstur tanah, bobot isi tanah, porositas tanah, permeabilitas tanah. Serta pengambilan data primer dan data sekunder. Hasil penelitian sifat fisika tanah diperoleh tekstur tanah pada kelas tekstur yang sama yaitu lempung berpasir dengan koefisien korelasi fraksi pasir 0,29 (korelasi rendah atau lemah tapi pasti), fraksi debu 0,20 (korelasi sangat rendah atau lemah sekali), fraksi liat -0,42 (korelasi yang cukup berart)i. Bobot isi tanah yang sama yaitu pada kriteria sedang dengan koefisien korelasi 0,48(korelasi yang cukup berarti). Porositas tanah yang sama juga yaitu pada kelas porositas kurang baik dengan koefisien korelasi 0,93 (korelasi sangat kuat). Permeabilitas tanah memiliki kriteria yang bervariasi cepat ditunjukan pada sampel 1 dengan nilai 20,21 cm/jam, sampel 2 memiliki nilai 33,04 cm/jam dengan kriteria sangat cepat, sampel 3 memliki nilai 6,42 cm/jam dengan kriteria agak cepat, sampel 4 memiliki nilai 1,30 cm/jam dengan kriteria agak lambat dengan koefisien korelasi -0,21(korelasi rendah atau lemah tapi pasti).

Arifin, M., 2010. Kajian Sifat Fisika dan Berbagai Penggunaan Lahan. Jurnal Pertanian MAPETA Vol. XII. (2): 72-144.
Barus, W,A. 2006. Pertumbuhan dan Produksi Cabai (Capsicum annum L.) dengan penggunaan mulsa dan pemupukan PK. Penelitian Bidang Pertanian.
Badan Pusat Statistik, 2014. Kabupaten Sigi Dalam Angka 2014.
Brady N. C., 1990. The Nature and Properties of Soil. 10 ed. MacMilan Publishing Co., New York.
Buhang, 2009. Klasifiksi Tanah : Dasar Teori Bagi Peneliti tanah dan pelaksana Pertanaian Di Indonesia. Yogyakarta : Gadjah mada University Press.
Buckman dan Nyle. C. Brady. 2004. Ilmu Tanah., Bahatara Karya Aksara, Jakarta
Hakim, N., Nyakpa, M.Y., Lubis, A.M., Nugroho, S.G., Soul, M.R., Hong, G.B., and Bailey, H.H. 1986. DasarDasar Ilmu Tanah. Universitas Lampung Bandar Lampung. 762 halaman.
Hanafiah, K. A. 2005. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Hardiyanto, H.C, 1999, Mekanika Tanah 1. PT. UB. Malang.
Hardjowigeno S. 2003 Klasifikasi Tanah dan Pedogenesis. Jakarta :Akademika Pressindo.
Harpenas, A dan R. Dermawan. 2011. Budidaya Cabai Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta.
Hartatik, W 2007. Tithonia diversifolia Sumber Pupuk Hijau. Warta Penelitian dan Pengembangan Pertanian Vol.29 (5) 25-35, Bogor.
Hasan, Iqbal 2004. Analisis Data Penelitian dengan Statistik. Jakarta : Bumi Aksara
Hasanah, U. 2008. Influnce of Matric Suction on Soil Aggregat Coalescence. J. Agrolend. Vol 15 (2) : 6-10.
Lembaga Penelitian Tanah, (LPT), 1979. Penuntun Analisa Fisika Tanah.
Lembaga Penelitian Tanah. Badan Litbang Pertanian.
Mariana, H. 2006. Pengaruh Kompos Ampas Tapioka dan Pemberian Air Terhadap Ketersediaan Air dan Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brasica juncea L). pada Entisol Wajak, Malang. [Skripsi] Jurusan Silvikultur, Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian, Bogor.
Monde A., N. Sinukaban, K. Murtilaksono dan N. H. Panjaitan., 2008. Dinamika Kualitas Tanah Erosi, dan Pendapatan Petani Lahan Kakao di Das Napu, Sulawesi Tengah. J. Forum Pasca Sarjana Vol. 31 (3). 215-225. Juli. 2008.
Naldo, R A., 2011. Sifat Fisika Ultisol Limau Manis Tiga Tahun Setelah Pemberian Beberapa Jenis Pupuk Hijauan.Padang, J solumn. Vol 5(2): 78-87.
Njurumana G. Nd., M. Hidayatullah, dan Butarbutar., 2008. Kondisi tanah pada sistem kaliwu dan mamar di timor dan sumba. Info Hutan. Vol 5(1):45-51.
Noviyanti, A. J. 2016. Karakteristik Fisik Tanah Daerah Aliran Sungai (DAS) Wuno Bagian Hulu Kabupaten Sigi. [Skripsi] Fakultas Pertanian Universitas Tadulako, Palu
Sembiring, S., dan Simon. 2008 Sifat Kimia dan Fisik Tanah pada Areal Bekas Tambang Bauksit di Pulau Bintan, Riau. Info Hutan. Vol. 5(2): 123-134.
Setiadi, 2000. Bertanam Cabai. Penebar Swadaya, Jakarta.
Gobel, M., & Rois, R. (2025). KORELASI BEBERAPA SIFAT FISIKA TANAH TERHADAP HASIL TANAMAN CABAI (Capsicum annuum L.) DI DESA KAMARORA B KECAMATAN NOKILALAKI KABUPATEN SIGI. AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-Journal), 13(5). https://doi.org/10.22487/agrotekbis.v13i5.2754
Fulltext